Memaparkan catatan dengan label Lirik lagu. Papar semua catatan

Bukan Mengungkit Tapi Membangkit - Siti Nordiana

 


Susah senang biarlah bersama
Jangan ada dengki di antara kita
Usah pandang pohon yang sebatang
Tapi renung hutan yang terbentang
Yang merimbun dan juga menghijau
Ada makna rahsia tersembunyi

Talam dua muka
Kawan atas pagar
Kini aku pula sanggup engkau cabar
Engkau perdagangkan
Kasih sayang ku selama ini

Engkau menggadaikan
Kerinduan demi kedudukan
Bukannya sengaja ku mengungkit
Tapi kau sengaja yang membangkit
Akulah teman di kala susah
Akulah teman pengubat resah

Bukannya sengaja ku mengungkit
Tapi kau sengaja yang membangkit
Akulah tempat engkau mengadu
Dan akulah juga yang tertipu

Usah pandang pohon yang sebatang
Tapi renung hutan yang terbentang
Yang merimbun dan juga menghijau
Ada makna rahsia tersembunyi

Lihat pada rupa
Tak mungkin percaya
Tersusun gerak geri dan bicara
Engkau perdagangkan
Kasih sayang ku selama ini
Engkau menggadaikan
Kerinduan demi kedudukan

Bukannya sengaja ku mengungkit
Tapi kau sengaja yang membangkit
Akulah teman di kala susah
Akulah teman pengubat resah

Bukannya sengaja ku mengungkit
Tapi kau sengaja yang membangkit
Akulah teman engkau mengadu
Dan akulah juga yang tertipu

Untung rugi bukan ku tentukan
Ku menadah tangan dan terus berdoa

Tahu Dan Mengerti - Ical Mosh


 

Kemana nak ku bawakan hatiku

Yang berkecai setelah musnah

Dibunuh rindu


Hari bersilih ganti tak peduli aku

Semangatku yang kian pudar

Untuk hidup


Aku tahu dan mengerti

Kau tak mungkin kembali

Ke pangkuanku

Seperti dulu


Aku tahu dan mengerti

Kau tak mungkin kembali

Ke pangkuanku

Seperti dulu


Kau pergi tanpa tinggalkan pesanan

Yang ada hanya tinggal mimpi

Tak tercapai oleh ku


Kemana lagi harus aku cari ganti

Yag serupa denganmu

Yang serupa denganmu


Aku tahu dan mengerti

Kau tak mungkin kembali

Ke pangkuanku

Seperti dulu


Aku tahu dan mengerti

Kau tak mungkin kembali

Ke pangkuanku

Seperti dulu


Hilang mentari dalam hidupku

Aku bernyanyi dalam nafas syahdu

Gelora di hati, siapa tahu

Dibenak mindaku tak pernah pudar wajahmu

Woahh ohh


Hilang mentari dalam hidupku

Aku bernyanyi dalam nafas syahdu

Gelora di hati, siapa tahu

Dibenak mindaku tak pernah pudar wajahmu...


Aku tahu dan mengerti

Kau tak mungkin kembali

Ke pangkuanku

Seperti dulu


Aku tahu dan mengerti

Kau tak mungkin kembali

Ke pangkuanku

Seperti dulu


Hilang mentari dalam hidupku

Aku bernyanyi dalam nafas syahdu

Gelora di hati, siapa tahu

Dibenak mindaku tak pernah pudar wajahmu

Woahh ohh


Hilang mentari dalam hidupku

Aku bernyanyi dalam nafas syahdu

Gelora di hati, siapa tahu

Dibenak mindaku tak pernah pudar wajahmu..


Jika Dia Bukan Untukku - Shandy Pagalla


 
Tuhan aku tahu dia bukan milikku,
Namun hatiku tak bisa mendustakan rindu,
Setiap detik bayangnya menghantuiku,
Dalam doa namanya selalu ku sebutkan,


Tak ada kabar sunyi menghampiri,
Aku tersiksa dalam sepi yang tak bertepi,
Mengapa kau beri rasa yang sedalam ini,
Sedangkan untuk bersamanya begitu sulit,


Atas namamu aku mencintainya,
Walau ku tahu takdir tak berpihak padaku,
Jika dia bukan untuk ku genggam selamanya,
Ajari aku cara melupakannya,


Tuhan apakah ini ujian cinta,
Mengapa kau tanam rindu di dalam dada,
Jika memang harus ku lepas dia,
Berikanlah aku hati yang lebih tegar,


Namun jika dia memang untukku,
Biarkan takdir menuntunku,
Jika cinta ini kau restui,
Satukan hati kami dalam kasihmu

Selamanya Di Hatiku - Shandy Pagalla


 
Saat senja merunduk pilu
Bayangmu hadir dalam kalbu
Kau bagai embun dipagi rindu
Menyentuh jiwaku yang beku


Waktu berlari takkan kembali
Namun cintaku tetap bersemi
Biar terpisah dunia fana
Janjiku takkan sirna


Dengarlah kasih bisikkan hatiku
Namamu terukir di langit biru
Jika takdir pisahkan kita
Ku jemput kau di surga


Oh sayang usaplah airmata
Cinta ini takkan pudar jua
Walau esok raga menghilang
Jiwaku tetap pulang


Kau seperti bintang dimalam sepi
Sinarmu abadi dalam hati
Walau badai meruntuhkan hari
Cinta ini tak terganti...


Biar nafasku tak tersisa
Cintaku tetap ada
Hingga nafaslu tak tersisa
Cintaku tetap ada..

Bintang Tak Bersinar - Ical Mosh


 

Gelap malam aku sendiri

Minda sepi enggan bermimpi

Yang mana hilang takkan terganti

Seperti bintang tak bersinar lagi


Namun aku masih belum mampu fasih

Bicara bahasa yang indah seperti kamu

Aku tak mampu lakonkan itu

Namun aku masih belum mampu fasih

Bicara bahasa kamu...

Aku tak mampu lakonkan itu


Dengan mindaku berkelahi

Agarku kekal diam

Buang rasa benci


Aku yang kau kenal dulu

Semangatku genggam dulu

Kini jadi debu


Tak perlu ingat balik

Waktu itu mungkin

Aku ini kurang cerdik

Tak mampu untuk menjadi

Seperti yang kau ingini


Tapi bil aku mampu

Tak pernah berkira

Sampai kosong yang disaku


Yang hina kekal aku

Yang hina kekal aku...


Biarkan aku disini

Merawat luka nestapa sendiri

Mungkin terhenti nadiku

Kau kan tenang

Tiada lagi aku disetiap ruang


Aku yakin itu

Tak perlu engkau tunggu

Aku kan pergi dari sini

Seperti bintang tak bersinar lagi


Gelap malam aku sendiri

Minda sepi enggan bermimpi

Yang mana hilang takkan terganti

Seperti bintang tak bersinar lagi


Namun aku masih belum mampu fasih

Bicara bahasa yang indah seperti kamu

Aku tak mampu lakonkan itu


Namun aku masih belum mampu fasih

Bicara bahasa kamu

Aku tak mampu lakonkan itu


Berapa banyak dosa ku buat?

Yang nyata dimata kau dapat lihat

Tak pernah nampak kebaikanku

Bersungguh pun tetap pahalaku takkan laku


Saatku sengsara diwaktu besarkan anakku

Harta pinjamanMu digadai dicatu

Kesabaran teruji

Berkat perjuangan dan doa anak isteri


Mereka menyakinkan waktu aku sedang hanyut

Mereka hulur tangan

Kadang waktu aku susah bergadai untuk makan

Mereka ingatkan aku yakin pada tuhan


Jadi jangan sebut namaku

Jangan cari aku

Buang segala memori

Mati aku usah kau cari

Usah kau tangis

Usah kau tepis


Segala yang tertulis

Disetiap muka surat takdir

Penamat kini sudah hampir

Bintang tak bersinar kini telah lahir

Bintang tak bersinar kini telah lahir

Bintang tak bersinar kini telah lahir...

Kemaafan Dendam Yang Terindah Versi Ara Johari

 


Kehangatan mentari ku rasakan

Tak sehangat api perbalahan

Ku ketuk pintu hati

Senyap dan sunyi

Tiada jawapan yang ku perolehi


Dinginnya malam itu bagai salju

Tidak sedingin perasaanmu

Kau sengaja membina dinding pemisah

Di antara kita tak lagi bersemuka


Kekasihku ku rasakan perlu

Menitip surat buat tatapan mu

Sekali ini aku rela merendah diri beralah

Agar perhubungan terjalin semula


Kekasihku tak mungkin ku tahu

Apa tersirat dihati kecil mu

Andainya aku yang bersalah

Maafkan saja

Kemaafan dendam yang terindah


Kehangatan mentari dingin salji

Bertukar ganti hari ke hari

Aku masih di sini

Sabar menanti

Terbuka kembali hatimu yang terkunci


Kekasihku ku rasakan perlu

Menitip surat buat tatapan mu

Sekali ini aku rela merendah diri beralah

Agar perhubungan terjalin semula


Kekasihku tak mungkin ku tahu

Apa tersirat dihati kecil mu

Andainya aku yang bersalah

Maafkan saja

Kemaafan kemaafan dendam yang terindah



Bicara Rasa - Sheryl Shazwanie & Ayie Floor 88 (Cover)


Ada apa, dengan cinta
Yang hanya manis pada bicara
'Tika bahagia indah semua
Sepertinya syurga milik kita..


Ada apa, pada cinta
Yang hanya manis pada mulanya
'Tika sempurna tidak bercela
Sepertinya esok milik kita..


Sampai bila,
Harus kita terus menghukum
Perasaan yang semakin mati
Biarkanlah berlalu
Biar terhapus,
Agar terpadam yang hitam..


Sampai bila,
Harus kita
terus menjauh
Terus menafikan yang dirasa
Bukakanlah hatimu
Izin kusentuh
Patrikan semula...


Andainya masih ada rasa yang terbuku
Semaikanlah sepenuh jiwa agar tidak terkubur
Maafkan aku yang dulu
Maafkan aku kasihku
Benarkanlah segalanya....


Sampai bila,
Harus kita terus mengkuhum
Perasaan yang semakin mati
Biarkanlah berlalu
Biar terhapus
Agar terpadam yang hitam..


Sampai bila.. (Sampai bila)
Harus kita terus menjauh
Terus menafikan yang dirasa
Bukakanlah hatimu
Izin kusentuh
Patrikan semula..

Cinta kita...



Boneka Tanpa Hati - Nadeera

 


Lepaskan diri ini

Kernaku tak mampu menahan

Sakitku sehingga

Tubuhku tak

Terasa denyutan nadiku

Lepaskanku dari genggamanmu


Kupinta bernafas kembali untuk

Merasa pelukan

Cinta bagai mendung

Mengharapkan cahaya untuk

Hembuskan sinar rasa

Bahagia


Bertiup taufan menggegar bumi akan

Ku coba tuk sembunyi

Akan pujuk diri untuk terima cintamu lagi

Ketakutan membelenggu diri


Kupinta bernafas kembali untuk

Merasa pelukan

Cinta bagai mendung

Mengharapkan cahaya untuk

Hembuskan sinar rasa bahagia


Ku memohon pada Tuhan

Agar luputkan kisah

Kisah kehancuranku

Kerna aku bukan

Boneka tanpa hati


Kupinta bernafas kembali untuk

Merasa pelukan

Cinta bagai mendung

Mengharapkan cahaya untuk

Hembuskan sinar rasa bahagia


Kupinta bernafas kembali untuk

Merasa pelukan

Cinta bagai mendung

Mengharapkan cahaya untuk

Hembuskan sinar rasa bahagia

Lelah Mengalah - Nayunda



Dulu ku tak tahu
Kalau cintamu kau bagi dua
Dulu ku tak tahu
Kalau kau sudah ada yang punya


Kini ku mengerti
Betapa sakitnya hati ini
kini ku sadari
Telah lama ku dikhianati


Lelah hati ini
Lelah hidup denganmu
Walau ku terlanjur sayang pada dirimu
Namun kusesali semuanya kusesali
Untung saja aku tak sampai bunuh diri


Lelah ku mengalah lelah memendam rasa
Luka hati ini tak dapat terobati
Telah sekian lama hidup bersandiwara
Biar ku mengalah asal engkau bahagia


Dulu ku tak tahu
Kalau cintamu kau bagi dua
Dulu ku tak tahu
Kalau kau sudah ada yang punya


Lelah hati ini
Lelah hidup denganmu
Walau ku terlanjur sayang pada dirimu
Namun kusesali semuanya kusesali
Untung saja aku tak sampai bunuh diri


Lelah ku mengalah lelah memendam rasa
Luka hati ini tak dapat terobati
Telah sekian lama hidup bersandiwara
Biar ku mengalah asal engkau bahagia


Tak mudah tuk dijalani
Hanya merana hati
Bagai jarum dalam jerami
Sulit untuk kembali
Kasih biarkan aku pergi


Lelah hati ini
Lelah hidup denganmu
Walau ku terlanjur sayang pada dirimu
Namun kusesali semuanya kusesali
Untung saja aku tak sampai bunuh diri


Lelah ku mengalah lelah memendam rasa
Luka hati ini tak dapat terobati
Telah sekian lama hidup bersandiwara
Biar ku mengalah asal engkau bahagia


Tak mudah tuk dijalani
Hanya merana hati
Bagai jarum dalam jerami
Sulit untuk kembali
Kasih biarkan aku pergi

No No - Ical Mosh

 Kau dengan aku bukan gang

Lain cara kita wa aint gang

Lain jumlah digit dalam bank

Kau dengan aku bukan gang


No no, kita bukan gang

No no, kita bukan gang

No, no, kita bukan gang

No no, kita bukan gang


Drill sejak 2010

Sekarang 2020

Dari kosong sampai boleh jadi milion

Kadang aku rasa macam Dan Bilzerian


F**k your insta famous kita bukan gang

F**k your liberal mind kita bukan gang

F**k your human right kita bukan gang

F**k lgbt kita bukan gang


Pangkahkan tangan macam straight edge

Banduan atas langit macam Nicholas Cage

Bukan ghost tapi macam Con Air

Takde masuk konti but aku still On Air


Kau dengan aku bukan gang

Lain cara kita wa aint gang

Lain jumlah digit dalam bank

Kau dengan aku bukan gang


No no, kita bukan gang

No no, kita bukan gang

No, no, kita bukan gang

No no, kita bukan gang


Aku benci orang yang tamak

Aku benci yang kena samak

Aku benci orang buta muzik

Lagu bodoh orang cakap unik


Aku freak call me Freakazoid

Aint no iphone kekal with android

Cuz i aint no time nak flexin duit

Ku humble even duit ku sebukit


Engkau dan aku we aint the same

No plan for glory aku takde aim

hidup barat flying with no wings

Kekal tunduk even ramai call me king


Kau dengan aku bukan gang

Lain cara kita wa aint gang

Lain jumlah digit dalam bank

Kau dengan aku bukan gang


No no, kita bukan gang

No no, kita bukan gang

No, no, kita bukan gang

No no, kita bukan gang



Bunga - Ara Johari



Setiap yang indah

Dan manis di lidah

Pasti hilang segalanya

Rimbunan dedaun

Berguguran jatuh

Sembah bumi (sembah bumi)

Musim bertukar


Digurun tak berbatas

Kehilangan jiwaku

Kutemukan bunga ini


Setelah ku dimiliki

Kau lebur segala kata dan janjimu

Kulakukan semua

Berikan yang ku ada

Percaya kepadamu

Kebodohanku


Setelah ku dimiliki

Kau lebur segala kata dan janjimu

Kulakukan semua

Berikan yang ku ada

Percaya kepadamu

Kebodohanku uh ho ho


Digurun tak berbatas

Kehilangan jiwaku

Kutemukan bunga ini


Setelah ku dimiliki

Kau lebur segala kata dan janjimu

Kulakukan semua

Berikan yang ku ada

Percaya kepadamu

Kebodohanku


Setelah ku dimiliki

Kau lebur segala kata dan janjimu

Kulakukan semua

Berikan yang ku ada

Percaya kepadamu

Kebodohanku


Setelah ku dimiliki

Kau lebur segala kata dan janjimu

Kulakukan semua

Berikan yang ku ada

Percaya kepadamu

Kebodohanku

Simfoni Senja - Ical Mosh

 


Siang berlabuh,

Adakah malam ku kan tenang?

Disini berbicara

Berteman angin sejuk senja

Saat mentari terbenam

Kenapa rindu datang cengkang dalam hati?

Sedangkan perasaanku dah lama mati


Bagai mimpi tapi belum lena

Rohku diawang awangan masih belum tersentak

Awalnya cintamu ku anggap mainan

Sedang masa laju berjalan

Kini segalanya sanggup ku tinggalkan

Tusukan bisa dalam nadi

Masih diminda tiada dalam hati

Aku hero tapi kalah dengan heroin

Berkali kali aku cuba untuk lari

Jiwaku sumpah tiada isi

Mana teman yang dulu bagaikan saudara?

Berjanji bersama untuk harung segala bala

Kejutkan aku dari mimpi buruk ini

Tamatkan derita ini


Siang berlabuh,

Adakah malam ku kan tenang?

Disini berbicara

Berteman angin sejuk senja

Saat mentari terbenam

Kenapa rindu datang cengkang dalam hati?

Sedangkan perasaanku dah lama mati


Kau seksa jiwa jiwa ragaku

Bersulam kata kata yang romantis

Apa yang ku ingin kau berikan

Kedamaian yang sementara

Waktu aku sedang dahaga

Kau berikan aku susu bertuba

Separuh hati mati rindu bisamu

Tetap kucari keluar masuk badan naik lali

Sampai bila semuakan berakhir

Dihujung jalan apa yang ku takutkan

Kembali tagih cintamu hingga lupa Tuhan


Siang berlabuh,

Adakah malam ku kan tenang?

Disini berbicara

Berteman angin sejuk senja

Saat mentari terbenam

Kenapa rindu datang cengkang dalam hati?

Sedangkan perasaanku dah lama mati...



TAKE NOTE : Lagu baru dari kumpulan kesukaan aku dah keluar. Macam biasa bahasa yang digunakan memikat hati aku. Lirik yang puitis dan kiasan yang digunakan menusuk kalbu. 

Suatu Hari Nanti | Lirik Lagu

 


Mungkin kini kau tak peduli

Tak pernah melihat hatiku menangis

Tapi ku yakin suatu saat nanti

Semua ini kau sadari


Suatu hari nanti kau kan sadari

Bertapa tulusnya cinta ini

Biar perih menusuk hati

Aku tetap ingin disini


Suatu hari nanti kau kan pahami

mengapa aku tak bisa pergi

Walau kau terus menyakiti

Cintaku tetap dihati...


TAKE NOTE : Lagu ni sedang popular di tiktok. Kebetulan aku update coretan, sebelum post macam biasalah cari lagu untuk dimasukkan sekali. Eh, terjumpa pula lagu ni. Lagu santai je tapi best didengari. Terus jadi halwa telinga aku berulang ulang kali. Kihhh... kihh.. kih..

Roadblock Hatiku | Floor88 & Baby Shima



(Kau telah roadblock hatiku sayang)

(Kau telah roadblock hatiku sayang)


(Hey!)


(Ayie-floor88)

cerita ini bermula

ketika aku keluar

berjalan di kota raya

melihat sini sana

dengan E kali lima

hingga ku sedar dompetku di lain celana

nasibku menjadi parah

pabila ada polis di depan mata


(Syima)

hatiku rasa bergetar

bagaikan petir menyambar

saat engkau menghampiri

kaku kaki terkunci

bagai disumpah jampi

hingga perlahan-lahan ku mendekatinya


(Ayie-floor88)

dia memandangku..


(Syima)

terasa panahan percikan api cinta


(semua)

kau telah roadblock hatiku sayang


(Syima)

dengan pandangan cinta yang pertama

pabila kau melihatku, jatuh gugur imanku


(Ayie-floor88)

terdiam ku terpaku


(Semua)

kau telah roadblock hatiku sayang


(Syima)

dengan pandangan cinta yang pertama

pabila kau melihatku, jatuh gugur imanku


(Ayie-floor88)

terdiam ku terpaku


(Syima)

ku koya-ya-yak kan saman cinta

(Yak-yak-yak-yay!)


(Ayie-floor88)

ku tak kisah kau nak samanku berjuta


haa-hooo–hoooo


(Syima)

ku telah roadblock hatimu sayang

dengan pandangan cinta yang pertama

pabila kau melihatku, jatuh gugur imanku

terdiam ku terpaku


(Semua)

kau telah roadblock hatiku sayang


(Syima)

dengan pandangan cinta yang pertama

pabila kau melihatku, jatuh gugur imanku


(Ayie-floor88)

terdiam ku terpaku


(Syima)

ku koya-ya-yak kan saman cinta

(Yak-yak-yak-yay!)


(Ayie-floor88)

ku tak kisah kau nak samanku berjuta



Lagi Lagi Tak Dapat Raya | Floor88 & Baby Shima



Tak sabarnya rasa

Nak untung nak jadi kaya

Kali ini balik raya

Semua naik kereta mewah

Molek benar apa yang engkau kata

Tetamu kita mestikan bercerita

Rendang wagyu, laksa caviar

Duit raya bagi dolar


Berlagaknya!!!

Sekali sekala tak apa


Dari tadi dok berjalan

Aku rasa kepenatan

Tekak aku dah tak tahan

Ku nak minum kehausan! 

Aku rasa lain macam

Takkan korang semua

Semua tak perasan


Apa yang engkau maksudkan

Kita dah tersesat di dalam hutan

(Arghhhhh tidakkk!!)


Eh kenapa bila nak raya

Jadi lagi benda yang sama

Eh apalah nasib kita

Masuk dah kali ketiga

Lagi lagi tak dapat raya!!


Eh kenapa bila nak raya

Jadi lagi benda yang sama

Cakap apa pun tak guna

Esok lusa dah nak raya

Lagi lagi tak dapat raya!!


Lain kali jangan kau cakap besar

Jangan kau buat leceh! 

Semua ini salahnya


Jangan gaduh jangan nak marah marah

Bawa bawa bersabar

Inikan bulan puasa

Aku nak balik nak beraya! 


Sawadikap

Why you cry? 

Uihhhhh


What I can speak madai madai

Cari buluh bukan petai

Now tersesat I cry cry cry


And i'm okay and i am fine

Genchwana ryoki tenkai

Apa kau merepek itu bukan bahasa thai


Apalah nasib ku didalam hutan

Mencari buluh tuk dibuat lemang

Tadah tanganmu

Hasbinallah wanikmal wakil

Tadah tanganmu

Hasbinallah wanikmal wakil


Hmphhh! Lagi lagi tak dapat raya! 

Eh kenapa bila nak raya

Jadi lagi benda yang sama

Eh apalah nasib kita

Masuk dah kali ketiga

Lagi lagi tak dapat raya!!! 


Eh kenapa bila nak raya

Jadi lagi benda yang sama

Cakap apa pun tak guna

Esok lusa dah nak raya

Lagi lagi tak dapat raya!!! 

Tak dapat raya!!! 



Jombalika | Floor 88

 


"Inilah kisah enam bersaudara""Mempunyai rancangan untuk pulang ke desa""Menyambut Hari Raya, hari yang mulia, bersama""Woi, woi, aku tak habis cakap lagi""Aku tak boleh tunggu"
Setahun sekali balik berayaApa agaknya dibuat mereka?Rindu hatiku memang tak terkata, haHai, tak sabar, hati ini makin teruja, ha
Kian bertambah pilu dan hibaTeringat ketupat, rendang, masak lodeh sambal hitamTeringat pula kawan-kawan kitaYang berkubang waktu kecil dah besar panjang
Jom balik, jom balik, jom balikJom balik raya!Jombalika, jombalika, jombalikaJom balik raya!
Jom balik, jom balik, jom balikJom balik raya!Jombalika, jombalika, jombalikaJom balik raya!
Riang gembira!Tak sabar semua!Nak beraya
"Eh, takkan habis?""Bagilah aku nyanyi""Part aku mana?""Sabarlah, goreng dulu!"
"Eh, aku nak nyanyi!""Mana part aku?""Tanya Achoi""Eh, bagilah!""Tak tahu, tanya Achoi!"
Duit raya pun dah kusediaMata airku dah tak sabar nak jumpaLato-lato ini untuk anak buah
Bos bagi bonus satu tahun gajiBos bagi cuti sampai Raya HajiYang paling indah raya tahun ini
Jom balik, jom balik, jom balik"Woi! naik, naik, naik!"Jom balik, jom balik, jom balikJom balik raya!Jombalika, jombalika, jombalikaJom balik raya!
Jom balik, jom balik, jom balik (Jom, jom, jom)Jom balik raya!Jom-jom-jom-jom-jom, jom-jom-jom-jom-jom, jom-jom-jomJom balik raya!
Riang gembira! (Riang gembira!)Tak sabar nak raya! (Tak sabar nak raya!)Tak sabar nak raya! (Tak sabar nak raya!)Tak sabar nak raya!
"Nyanyilah""Nyanyilah!"Nak beraya"Aii, tu je?""Sikit tu je?""Udah, diam"



Baju Raya | Floor 88




Baju raya jatuh longkang hilang pulaApa dia apa dia ahha tak tahuKita jahit jelah baju raya kitaApa dia apa dia ahha tak tahu
Habis engkau nak pakai apaBaju tahun lepas punyaKetat sendat macam nangka
Hei bulan puasa makan kena jagaKau melantak tak ingat dunia
Ku nak buat macam mana
Kita pakai kain langsir alas mejaApa dia good idea ahha tak tahuKita pinjam mesin jahit aunty punyaapa dia mesin apa ahha tak tahu
Amir ambik kain akram gunting kainEric jahit kain kau berdua ambik mesinKau buat apa takkan duduk diam sahajaAku pantau jadi supervisar
Yadiee jalan dah
Di malam rayaKita jahit baju raya sama samaDah nasib kitaBaju raya dah tak ada sedihnya
Aku dah kataJangan bagi dia ambik baju raya kitaKan dah terkenaBaju raya jatuh longkangBunyinyaKuang kuang kuang kuang kuang kuang
Malam beginiPedih mata tak tidur lagiEsok nak solat rayaTakut terlajak sampai senja
Kau berbunyi lagiAda jugak yang makan kakiDah jangan nak bisingAku laparPergi dapur kau masak sardin
Baju raya takdaOuh punah semuaHabis duit sudahAku tempah baju raya
Baru raya kitaLangsir alas mejaNak buat macam manaBuat sampai siap sudah
Di malam rayaKita jahit baju raya sama samaDah nasib kitaBaju raya dah tak adaSedihnya
Aku dah kataJangan bagi dia ambik baju raya kitaKan dah terkenaBaju raya jatuh longkangBunyinyaKuang kuang kuang kuang kuang kuang kuangBunyinyaKuang kuang kuang kuang kuang kuang kuang
Baju sudah siap akhirnya



Lirik Lagu Anak By Achey

 Lirik Lagu Anak


Rasa ini kasih ini

Hanyalah untuk kamu seorang

Kesukaran kepayahan

Ku lakukan untuk mu wahai sayang


Kasih ku lama telah terpendam

Dan tiba masanya

Untuk aku luahkan


Oh anakku

Dari dulu ingin bersamamu

Akhirnya kau muncul dalan hidupku

Menjadi penyeri menjadi penyuntik

Semangat dalam hidupku


Oh anakku

Jagalah dirimu selalu

Hormati kedua ibu bapamu

Dari dulu lagi

Hingga akhir nanti

Sehingga nafas pun terhenti


Dan tiba masanya

Untuk aku luahkan


Oh anakku

Dari dulu ingin bersamamu

Akhirnya kau muncul dalan hidupku

Menjadi penyeri menjadi penyuntik

Semangat dalam hidupku


Oh anakku

Jagalah dirimu selalu

Hormati kedua ibu bapamu

Dari dulu lagi

Hingga akhir nanti

Sehingga nafas pun terhenti




Take note : Sejak ada anak ni semua benda yang dibuat pasti akan dahulukan anak. Semoga anak solehah ibu membesar dengan sihat sentiasa. Aamin

Suara Duka - Ical Mosh

 



(verse) 

Berapa ramai lagi korban,

Buka mata penglihatan, 

Bayi kecil menangis, 

Beribu peluru tak larat kalis,


Timbul mentari pun masih suram,

Mereka masih diam, 

Rasa terasing di bumi sendiri, 

Dihujung nyawa mana mahu lari, 


Siapa mahu mati, 

Dalam perang siapa layak menang, 

Majoriti siapa berani tentang, 

Ramai tukang palu siapa berani gendang, 


Kaum kerabat semua tinggal tulang, 

Yang pergi belum tentu pulang, 

Kesatlah air dimatamu, 

Moga keadilan yang kau akan temu, 


Di bumi ini ramai orang zalim, 

Siapa pun boleh jadi hakim, 

Belum keluar dari dalam rahim, 

Tapi ramai yang dah jadi anak yatim, 


Celakalah kaum yang buat kerosakan, 

Ditanah suci yang Engkau janjikan, 

Oh Tuhan mereka keterlaluan, 

Kepada kau kami mohon bantuan, 


(chorus) 

La la la la la, 

La la la la la, 

La la la la la, 

La la la la la, 


Mohon pada pengasih, 

Ampun pada pengasih, 

Dari sungai ke segara, 

Mereka pasti merdeka, 

Mohon pada pengasih, 

Ampun pada pengasih, 

Dari sungai ke segara, 

Mereka pasti merdeka!


(verse) 

Ini lagu bahasa duka, 

Saat jalani hidup sukar, 

Terperangkap dalam sistem, 

Terkurung dengan aturan berkurun dalam minda, 


Adakah malaikat kan toleh, 

Saat tiada lagi yang boleh, 

Berani tegak berdiri, 

Lantang bersuara walau ramai pekak tuli, 


Anak anak kecil mati dalam kebuluran, 

Ibu meraung ketika disemadikan, 

Wanita tempat mereka lepaskan nafsu, 

Askar Net*nyahu, mereka wajib dipenjarakan, 


Apa kesudahannya konflik, 

Bangsa bersatu hujah alasan tak logik, 

Dikawal media putar belit, 

Sanggup hilang maruah dari hilang duit, 


Ambil sikit masa pandang ke Rafah, 

Saudara kita sedang dilapah, 

Beribu siang berganti malam, 

Menanti muncul panji panji hitam, 


Celakalah kaum yang buat kerosakan, 

Ditanah suci yang Engkau janjikan, 

Oh Tuhan mereka keterlaluan, 

Kepada kau kami mohon bantuan, 


(chorus) 

La la la la la, 

La la la la la, 

La la la la la, 

La la la la la, 


Mohon pada pengasih, 

Ampun pada pengasih, 

Dari sungai ke segara, 

Mereka pasti merdeka,

Mohon pada pengasih, 

Ampun pada pengasih, 

Dari sungai ke segara, 

Mereka pasti merdeka!


(outro) 

Mereka pasti merdeka,

Mereka pasti merdeka,

Mereka pasti merdeka,

Mereka pasti merdeka, 


Mereka pasti merdeka,

Mereka pasti merdeka,

Mereka pasti merdeka,

Palestin pasti merdeka!



Cukup Dikenang Saja - The Junas

Begitu syulit lupakan reyhan,
apalagi reyhan baik


Hari terus berlalu

Tergilas oleh waktu

Aku yang pernah menyakitimu

Rasanya ingin bertemu


Maafkan kesalahan

Dan juga kekhilafan

Pernah menancapkan duri tajam

Tak lekang dalam ingatan


Kini kau pergi

Meninggalkanku


Begitu sulit lupakan kamu

Apalagi kamu baik

Begitu susah cari gantinya

Cukup dikenang saja


Maafkan kesalahan

Dan juga kekhilafan

Pernah menancapkan duri tajam

Tak lekang dalam ingatan


Kini kau pergi

Meninggalkanku


Kini kau pergi

Meninggalkanku


Begitu sulit lupakan kamu

Apalagi kamu baik

Begitu susah cari gantinya

Cukup dikenang saja


Begitu sulit lupakan kamu

Apalagi kamu baik

Begitu susah cari gantinya

Cukup dikenang saja


Begitu sulit lupakan kamu

Apalagi kamu baik

Begitu susah cari gantinya

Cukup dikenang saja


Cukup dikenang saja

Cukup dikenang saja

Cukup dikenang saja